Waka DPRD Lotim, Berikan Sinyal Merah Kepada Oknum Oknum Yang Diduga Jual Beli SK Di Lotim.

MLN – Lombok Timur – Sempat heboh di media sosial, bahwa ada oknum yang terang-terangan menyebut dirinya dan beberapa oknum telah melakukan jual beli SK. Itu terbukti dikarenakan ada saksi yang mengatakan. Wakil Ketua DPRD Lotim berikan sinyal merah agar tidak mengulangi perbuatannya pada perekrutan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tahun 2021. Senin, 21/06/2021.

Sinyal merah itu sebagai tanda peringatan kepada oknum yang terlibat jula beli SK maupun titipan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali. Hal itu di ungkapkan Waka DPRD Lotim, H. Daeng Paelori, saat ditemui setelah rapat paripurna.

Selanjutnya, Dirinya juga mengaku sudah mengantongi nama-nama dan saksi yang terlibat jual beli SK tersebut.
“Hati-hati oknum-oknum tersebut. Jangan memanfaatkan momentum perekrutan PPPK tahun ini, “tegasnya.

Lebih lanjut, jika mereka mengulagi lagi dan masyarakat diam saja, maka Dirinya tidak segan-segan akan melaporkan mereka ke pihak yang berwajib.

Dirinya berharap, Buapti harus jeli, menindak dan melakukan investigasi terhadap oknum jual beli SK tersebut. Tujuan dari pada itu agar tidak berkelanjutan.

Selain itu, H. Daeng juga menghimbau kepada masyarakat yang nantinya akan ikut mendaftar agar mengabaikan jika ada tawaran SK dengan syarat mengeluarkan sejumlah uang.
“Pendaftaran pegawai honorer pun PPPK geratis, tidak di pungut biaya, “kantanya.

Karena, masih kata dia, perekrutan yang akan dilakukan ini masuk dalam visi misi Bupti yaitu menciptakan Lapangan pekerjaan,”Ujar Wakil Ketua DPRD Lotim H.Daeng Paelori.

(Orik / MLN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Visit Us On Facebook